You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Kenaman
Desa Kenaman

Kec. Sekayam, Kab. Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat

Selamat Datang Di Website Resmi Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau -- Hubungi Kami --

Keberhasilan Panen Jagung Hibrida KT MITRA BATAS Dukung Ketahanan Pangan

Administrator 29 Oktober 2025 Dibaca 125 Kali
Keberhasilan Panen Jagung Hibrida KT MITRA BATAS Dukung Ketahanan Pangan

Desa Kenaman,KIM Desa Kenaman – KT MITRA BATAS di WKPP Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau merayakan kesuksesan panen jagung hibrida pada 28 Oktober 2025. Jagung varietas Pertiwi 5 yang ditanam pada 8 Oktober 2025 tersebut berhasil dipanen hanya dalam 20 hari, menunjukkan siklus produksi yang sangat cepat. Kualitas jagung yang dihasilkan terlihat sehat dan produktif, membuktikan komitmen petani dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI untuk ketahanan pangan nasional.

Keberhasilan ini tidak lepas dari penggunaan jagung hibrida yang memiliki sejumlah keunggulan dibanding jagung biasa:

Produktivitas Tinggi: Varietas seperti Betras 10 F1 dan Betras 15 F1 mampu menghasilkan hingga 14,4 ton dan 13,97 ton per hektare.

Ketahanan terhadap Hama dan Penyakit: Beberapa varietas, misalnya Betras 9 F1 dan Betras 10 F1, tahan terhadap penyakit hawar dan karat daun.

Kualitas Biji Unggul: Memiliki rendemen biji sekitar 82% dengan warna cerah yang menandakan kualitas baik.

Adaptasi Luas dan Efisiensi Lahan: Dapat menyesuaikan dengan kondisi geografis spesifik dan ada yang cocok untuk ditanam dengan kerapatan tinggi, seperti Betras 32 F1.

Langkah Strategis untuk Keberlanjutan

Untuk memaksimalkan hasil di masa depan, dapat diadopsi beberapa strategi:

Sistem Integrasi Tanaman-Ternak: 

Limbah jagung (jerami) diolah menjadi silase pakan ternak, sementara kotoran hewan dijadikan pupuk organik. Sistem ini terbukti meningkatkan pengetahuan petani dalam pemanfaatan limbah hingga 88,75%.

Adopsi Inovasi Teknologi: 

Penggunaan pupuk hayatiirigasi tetesdrone, dan sensor tanah dapat meningkatkan efisiensi dan memantau kesehatan tanaman.

Pengolahan Hasil dan Limbah: 

Pelatihan penggunaan alat mesin pertanian seperti pemipil jagung dan pengolahan limbah lebih lanjut dapat menciptakan nilai tambah, misalnya untuk pakan ternak atau biofuel.

Keberhasilan panen ini merupakan bukti nyata dan motivasi bagi daerah lain untuk turut berkontribusi mewujudkan swasembada pangan Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Dokumentasi Foto Kegiatan:

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2022 Pelaksanaan

APBDes 2022 Pendapatan

APBDes 2022 Pembelanjaan