Pontianak,Kim Desa Kenaman-Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Pontianak pada Rabu, 24 September 2025. Kejadian ini mengakibatkan sejumlah insiden, termasuk satu kotak container trailer yang jatuh di tempat peti kemas Pelabuhan Pontianak, pohon tumbang, serta reklame toko yang roboh.
Dampak Cuaca Ekstrem
Berdasarkan informasi yang didapat, cuaca ekstrem ini menyebabkan beberapa kerusakan:
- Insiden Logistik: Sebuah kotak container trailer dilaporkan jatuh di area peti kemas Pelabuhan Pontianak.
- Pohon Tumbang: Sejumlah pohon tumbang di beberapa titik kota, termasuk di Jalan HOS Cokroaminoto, yang sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
- Reklame Roboh: Angin kencang juga menyebabkan reklame toko terjatuh.
Langkah Penanganan dan Imbauan
Menyikapi kejadian ini, Pemerintah Kota Pontianak mengambil sejumlah langkah:
- Tim telah dikerahkan untuk mengevakuasi pohon yang tumbang agar jalan dapat kembali dilalui.
- Prioritas utama adalah keamanan dan keselamatan masyarakat.
- Pemerintah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemangkasan pohon di titik-titik rawan guna meminimalisir risiko serupa di masa depan.
- -Wali Kota Edi Rusdi Kamtono juga mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan bila ada pohon yang berpotensi tumbang.
Peringatan Dini dan Prakiraan Cuaca
Berdasarkan rilis BMKG Kalimantan Barat, pada tanggal 24 September 2025, untuk wilayah Kota Pontianak, kondisi cuaca diperbarui pada pukul 19.00 WIB menunjukkan keadaan cerah dengan kecepatan angin 6 km/jam. BMKG juga menyatakan bahwa saat ini tidak ada peringatan dini cuaca aktif untuk wilayah Kalimantan Barat.
Imbauan untuk Warga Desa Kenaman dan Sekitarnya
Berdasarkan kondisi tersebut, kepada warga Desa Kenaman dan sekitarnya yang memiliki keluarga atau kerabat yang sedang berada di Kota Pontianak dihimbau untuk:
- -Mengingatkan untuk selalu berhati-hatiselama beraktivitas, terutama saat cuaca ekstrem terjadi.
- -Menghindari berjalan atau berlindung di bawah pohon besar dan baliho reklame yang rentan terhadap angin kencang.
- -Memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari sumber resmi seperti BMKG.
- -Dengan kewaspadaan dan tindakan antisipasi, diharapkan risiko akibat cuaca ekstrem dapat diminimalisir.
Dokumentasi Foto Di Lapangan: